Ukuran Piston Beat Karbu dan Injeksi

Ukuran piston Beat – Piston adalah sumbu geser yang terletak di dalam silinder kendaraan. Fungsi utama dari pison yaitu untuk menerima tekanan pembakaran untuk diteruskan ada connecting rod.

Advertisements

Lantas berapa ukuran piston Beat? Ukuran piston Beat karbu adalah 50 mm. Sedangkan ukuran piston Beat baru (injeksi) adalah 47 mm. Ukuran ini merupakan ukuran standard dari PT AHM (Astra Honda Motor)

Sehingga jika Anda membutuhkan informasi lebih detail terkait ukuran piston Honda Beat, silahkan melihat pada pemaparan berikut ini.

Daftar Isi:

  • Daftar Ukuran Piston Beat
  • Ciri Piston Beat Rusak
  • Penyebab Piston Beat Rusak
  • Tips Perawatan Piston Beat yang Benar
Advertisements

Daftar Ukuran Piston Beat

Piston bisa dikatakan merupakan salah satu komponen penting yang ada pada kendaraan. Oleh karena itu Anda perlu melakukan perawatan yang tepat. Salah satunya adalah penggantian piston ketika dibutuhkan.

Maka dari itu berikut ini adalah ukuran piston Honda Beat, yaitu:

TipeUkuran Piston
Honda Beat Karbu50 mm
Honda Beat Injeksi47 mm

Jika hendak melakukan updgrade volume mesin, Anda bisa melakukan peningkatan ukuran piston sesuai dengan ketentuan yang ada.

Harga Piston Standard Beat

Sedangkan untuk harga piston kit (1 paket lengkap) standard dari Honda Beat dapat Anda beli mulai dari harga Rp. 250.000 – Rp. 300.000.

Jika Anda ingin mendapatkan penawaran harga terbaik ketika membeli piston motor Beat. Disini Anda akan mendapatkan bonus dan diskon terbaik. Silahkan untu membeli pada aplikasi Shopee, dengan mengklik link di bawah ini.

Advertisements

Ciri Piston Beat Rusak

Layaknya komponen kendaraan lainnya, piston Beat juga dapat rusak. Kondisi piston yang rusak mengharuskan Anda untuk melakukan penggantian piston kendaraan.

Berikut ini adalah beberapa tanda-tanda piston Beat rusak, yang dapat Anda ketahui, yaitu:

Knalpot Mengeluarkan Asap yang Tebal

Ketika knalpot motor Beat Anda mengeluarkan asap yang tebal maka dapat dipastikan ring piston Beat Anda telah rusak.

Asap yang menandakan piston rusak memiliki tanda-tanda seperti asap berwarna putih, keluranya asap tebal serta asap mengeluarkan bau seperti gosong.

Motor Beat Susah Menyala

Motor Beat yang ketika dikendarai tiba-tiba mesin mati juga menjadi salah satu ciri bahwa piston moto Anda bermasalah. Untuk mengetasi hal tersebut Anda perlu melakukan perawatan dan pengecekan secara rutin.

Mesin Kendaraan Mengeluarkan Suara Kasar

Memang beberapa motor Beat mengeluarkan suara ketika dijalankan. Namun kondisi piston yang rusak pada motor Beat akan menimbulkan suara yang berisik dan mengganggu. Maka dari itu jika mengalmi kondisi ini, Anda perlu melakukan pengecekan pistonnya.

Pelumas Kendaraan Mudah Habis

Ketika piston motor Anda rusak, maka kendaraan akan memacu daya lebih tinggi. Hal ini menyebabkan mesin bekerja 2 kali lebih besar. Maka dari itu jika piston rusak oli atau peluamas kendaraan Anda cenderung cepat habis.

Penyebab Piston Beat Rusak

Piston yang rusak juga terjadi tanpa penyebab yang pasti. Berikut in adalah penyebab piston Beat rusak, yaitu:

Advertisements

Penggunaan Pelumas Kualitas Rendah

Penggantian oli kendaraan secara teratur diperlukan untuk menjaga komponen pada kendaraan, salah satunya adalah piston motor Beat Anda. Bukan hanya itu, menggunakan kualitas pelumas sesuai dengan kendaraan Anda juga diperlukan.

Hal tersebut berfungsi untuk menjaga kondisi mesin pada kendaraan, yang memiliki spesifikasi berbeda.

Memakai Bahan Bakar Oktan yang Rendah

Kualitas oktan pada kendaraan juga menjadi penyebab mengapa piston motor Anda tidak awet. Maka dari itu pastikan untuk memakai bahan bakar dengan oktan tinggi untuk menjaga kondisi piston Anda tetap prima.

Terjadi Tabrakan Antara Piston dan Klep

Piston yang tidak sesuai spesifikasi motor dapat menyebabkan terjadinya benturan antara piston dan klep kendaraan. Maka dari itu gunakanlah ukuran yang seharusnya untuk kendaraan Anda.

Tips Perawatan Piston Beat yang Benar

Berikut ini merupakan tips merawat piston Beat Anda yang tepat, yaitu:

  • Lakukan penggantian oli kendaraan dengan teratur
  • Lakukan pengecekan ring piston saat servis
  • Usahakan untuk menggunakan bakar bakar kendaran dengan kualitas tinggi
  • Lakukan tune up kendaraan
  • Jangan menarik tuas terlalu dalam
  • Sesuaikan gaya berkendara
  • Gunakanlah piston standard yang dianjurkan
  • Jika melakukan modifikasi pastikan tidak melakukan penggantian ukuran terlalu jauh dari ukuran standard