Perbedaan BPJS Kelas 1, 2, 3 : Fasilitas, Layanan, Jumlah Iuran

Perbedaan Kelas BPJS 1, 2, dan 3
Advertisements

Perbedaan Kelas BPJS ~ Kelas rawat BPJS Kesehatan terbagi menjadi 3 tingkatan, mulai kelas 1, 2, dan 3. Tingkat kelas rawat tersebut juga mempengaruhi biaya iuran yang harus dibayar serta ruang rawat inap yang didapat.

Lalu apa saja perbedaan BPJS Kelas 1, 2, dan 3? Perbedaan BPJS Kelas 1, 2, dan 3 adalah terletak pada fasilitas rawat inap dan jumlah iurannya.

Berikut beberapa pembahasan tentang BPJS Kesehatan pada artikel ini.

  • Aplikasi Pindah Kelas Rawat BPJS Online
  • Sekilas Tentang Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan
  • Perbedaan BPJS Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan
  • Apakah Pelayanan Medis BPJS Kelas 1, 2, dan 3 berbeda?
  • Layanan Medis yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Aplikasi Pindah Kelas BPJS Online

Peserta BPJS yang berkeinginan untuk mengganti kelas rawat BPJS bisa dilakukan secara online melalui aplikasi BPJS. Jadi masyarakat tidak perlu datang ke Kantor BPJS cabang masing – masing daerah untuk mengurusnya.

Aplikasi tersebut memiliki beberapa fitur seperti cek kelas rawat yang terdaftar, pindah kelas faskes, serta cek faskes BPJS terdekat.

Advertisements

Untuk pindah kelas rawat BPJS online via aplikasi, silahkan Anda klik tombol di bawah ini.

Sekilas Tentang Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan

Kelas BPJS menjadi salah satu hal yang Anda pilih pada saat melakukan pendaftaran BPJS. Kelas BPJS itu sendiri dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu kelas 1, kelas 2, dan kelas 3.

Penentuan kelas rawat BPJS dipilih berdasarkan kemampuan setiap peserta dalam membayar iuran BPJS sesuai dengan kondisi keuangannya.

BPJS Kelas 1 merupakan BPJS kelas paling tinggi dengan biaya iuran yang paling mahal. Sedangkan BPJS kelas 3 merupakan kelas BPJS paling bawah dengan biaya iuran paling rendah.

Perbedaan BPJS Kelas 1, 2, dan 3 BPJS Kesehatan

Pemilihan tingkat kelas BPJS akan mempengaruhi beberapa hal seperti iuran yang dibayar serta fasilitas ruang inap yang didapat.

Berikut ini beberapa hal yang membedakan antara BPJS kelas 1, 2, dan 3.

Biaya Iuran Per Bulan

Besarnya iuran BPJS yang dibayarkan peserta disesuaikan dengan kemampuan peserta dalam membayar iurannya. Sehingga iuran yang dibayar peserta BPJS kelas I akan lebih mahal dibandingkan dengan biaya iuran BPJS kelas 3.

Berdasarkan Peraturan Presiden No. 64 Tahun 2020, biaya iuran BPJS kelas 1, 2, dan 3 bisa Anda lihat pada tabel berikut:

Kelas BPJSBiaya Iuran Per Bulan
BPJS Kelas 1Rp. 150.000
BPJS Kelas 2Rp. 100.000
BPJS Kelas 3Rp. 35.000

Untuk menyetorkan biaya tagihan BPJS Kesehatan, Anda dapat melakukan pembayaran secara online atau offline dengan mudah. Apabila Anda ingin melakukannya secara online, silahkan tekan tombol di bawah ini.

Advertisements

Kapasitas Ruang Rawat Inap

Selain biaya iuran yang beda, pemilihan kelas BPJS juga mempengaruhi jumlah pasien di setiap ruang rawat inap. Untuk ruang inap BPJS kelas 1 memiliki kapasitas pasien lebih sedikit dibandingkan dengan kapasitas pasien di ruang inap kelas 3.

Untuk mengetahui kapasitas ruang rawat inap berdasarkan kelas BPJS yang dipilih, silahkan lihat tabel di bawah ini.

Kelas BPJSKapasitas Ruang Rawat Inap
BPJS Kelas 12 – 4 orang
BPJS Kelas 23 – 5 orang
BPJS Kelas 34 – 6 orang

Sebagai tambahan informasi, faskes BPJS juga bisa menawarkan pindah kelas rawat inap jika kelas BPJS peserta yang bersangkutan sudah penuh. Namun hal tersebut membutuhkan biaya tambahan yang harus ditanggung sendiri oleh peserta BPJS.

Apakah Pelayanan Medis BPJS Kelas 1, 2, dan 3 berbeda?

Advertisements

Meskipun kapasitas ruang inap yang didapat berbeda, hal tersebut hanya mempengaruhi kenyamanan peserta saja. Sedangkan untuk penanganan dan pelayanan medis yang didapat peserta BPJS kelas 1, kelas 2, ataupun kelas 3 tetap sama.

Manfaat pelayanan yang bisa diperoleh peserta BPJS Kelas 1-3 dimulai dari konsultasi dokter, perawatan, pengobatan, radiologi, ambulans, ambulans gawat darurat, dan layanan kesehatan lainnya.

Layanan Medis yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Meskipun semua kelas BPJS mendapatkan pelayanan medis yang sama, namun ada beberapa layanan medis yang tidak bisa dijamin oleh BPJS.

Berikut ini beberapa layanan medis yang tidak ditanggung oleh BPJS kesehatan:

  • Perawatan medis yang didapat dari faskes yang tidak bekerja sama dengan BPJS
  • Kecelakaan kerja yang sudah dijamin oleh Program Jaminan Kecelakaan Kerja
  • Layanan kesehatan yang bertujuan untuk mempercantik diri (pasang behel, operasi plastik, dsb)
  • Dan beberapa perawatan medis lainnya yang tidak sesuai dengan peraturan BPJS Kesehatan.