Cara Mutasi dan Balik Nama Motor / Mobil Bekas (2023)

Mutasi dan Balik Nama Kendaraan – Proses mutasi dan balik nama kendaraan dilakukan saat Anda membeli kendaraan bekas dari luar kota atau provinsi.

Mutasi berfungsi untuk registrasi ulang kendaraan karena pemilik pindah tempat tinggal ke luar kota atau domisili. Sedangkan balik nama berfungsi untuk mengubah identitas STNK dan BPKB agar sesuai dengan pemilik baru.

Berapa biaya mutasi dan balik nama kendaraan? Biaya mutasi sekaligus balik nama motor adalah Rp. 570.000. Sedangkan biaya mutasi sekaligus balik nama mobil adalah Rp. 1.068.000. Biaya tersebut belum termasuk tarif BBN2 dan pajak kendaraan.

Proses balik nama dan mutasi dilakukan di samsat tujuan. Proses ini membutuhkan biaya yang bisa Anda hitung melalui aplikasi yang terhubung pada tombol berikut

Nb. Hasil perhitungan dalam aplikasi belum termasuk penerbitan surat mutasi sebesar Rp. 150.000 untuk motor dan Rp. 250.000 untuk mobil.

Bagaimana cara mutasi sekaligus balik nama? Berikut informasi yang akan kami berikan dalam artikel ini.

Daftar Isi :

Lama Proses Mutasi Sekaligus Balik Nama Kendaraan Bermotor

Lama proses mutasi dan balik nama adalah 1 – 2 bulan, tergantung prosesnya di Kantor Samsat setiap daerah.

Proses mutasi dan balik nama kendaraan membutuhkan waktu yang berbeda untuk setiap wilayahnya.

Proses mutasi keluar di samsat asal kendaraan memerlukan waktu 7 – 14 hari kerja (tergantung Kantor Samsat yang bersangkutan). Untuk proses mutasi masuk dan balik nama di samsat tujuan membutuhkan waktu kurang lebih 1 – 2 bulan.

Untuk pengambilan STNK dan plat nomor setelah mutasi dan balik nama bisa diambil saat pendaftaran mutasi masuk selesai (1 hari kerja). Sedangkan pengambilan BPKB setelah mutasi dan balik nama kurang lebih 1 – 2 bulan setelah proses dilakukan.

Dikarenakan prosesnya yang lama, sebaiknya proses mutasi sekaligus balik nama dilakukan 2 bulan sebelum masa pajak kendaraan habis. Agar biaya pajak yang sudah Anda bayar di samsat asal tidak hangus.

Syarat Mutasi Sekaligus Balik Nama

Berikut ini syarat mutasi sekaligus balik nama kendaraan bermotor:

  • Surat Pemilik Kendaraan Bermotor (STNK) asli dan fotokopi.
  • Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli dan fotokopi.
  • KTP pemilik baru asli dan fotokopi.
  • Hasil cek fisik kendaraan asli dan fotokopi.
  • Kuitansi bukti transaksi jual beli kendaraan bermeterai 10.000.
  • Surat Kuasa (Jika prosesnya diwakilkan)

Untuk fotokopi berkas mutasi sekaligus balik nama biasanya membutuhkan 4 – 5 rangkap, tergantung setiap samsat.

STNK dan BPKB asli harus dibawa saat proses mutasi sekaligus balik nama. Jika BPKB masih di Leasing, Anda bisa mengajukan permohonan peminjaman BPKB di Leasing untuk proses balik nama. Hal tersebut dikarenakan mutasi dan balik nama tidak bisa dilakukan tanpa BPKB asli.

Apabila STNK hilang saat melakukan mutasi dan balik nama, silahkan buat Surat Kehilangan STNK dari kepolisian. Surat kehilangan tersebut yang digunakan untuk syarat mutasi sekaligus balik nama.

Untuk proses mutasi dan balik nama kendaraan bekas tidak perlu KTP pemilik lama. Anda cukup melampirkan KTP milik Anda sendiri disertai dengan kuitansi jual beli.

Cara Mutasi Sekaligus Balik Nama

Berikut ini cara mutasi sekaligus balik nama untuk kendaraan bekas di Kantor Samsat.

  1. Datang ke Samsat Asal Kendaraan untuk Cabut Berkas

    Untuk melakukan cabut berkas, Anda perlu datang ke Samsat asal kendaraan terlebih dahulu.
    Jangan lupa untuk membawa semua berkas persyaratan seperti KTP, STNK, BPKB, dan surat jual beli kendaraan bermeterai.

  2. Lakukan Cek Fisik Kendaraan Di Samsat Asal.

    Kemudian, silahkan menuju ke Lokasi Cek Fisik di Samsat asal. Biasanya letaknya di halaman Samsat atau di samping gedung samsat.
    Lakukan pendaftaran dulu di Loket Pendaftaran Cek Fisik. Jika sudah, bawa formulir cek fisik ke petugas cek fisik.
    Cek fisik dilakukan oleh petugas dengan melakukan gesek nomor mesin dan nomor rangka pada kendaraan Anda. Setelah itu, Anda akan mendapatkan hasil cek fisik kendaraan.

  3. Datang Lagi ke Loket Mutasi Samsat Asal Untuk Cabut Berkas.

    Setelah mendapatkan hasil cek fisik, datang ke bagian loket mutasi sambil membawa seluruh berkas dan hasil cek fisik.
    Isi formulir pengajuan cabut berkas yang diberikan oleh petugas dan kumpulkan ke petugas lagi jika sudah selesai.
    Dalam proses ini, dokumen fotokopi yang telah Anda siapkan akan diberi stempel.

  4. Menuju ke Kasir untuk melakukan pembayaran

    Setelah pengisian formulir selesai, Anda akan diarahkan menuju ke Kasir. Di loket ini, Anda diharuskan membayar biaya penerbitan surat mutasi sebesar Rp. 150.000 untuk motor dan Rp. 250.000 untuk mobil.
    Setelah pembayaran diselesaikan, Anda akan mendapatkan surat tanda terima yang digunakan untuk pengambilan dokumen hasil cabut berkas kendaraan.

  5. Kembali ke Samsat Asal untuk Pengambilan Berkas Mutasi (3-7 hari setelah proses)

    Setelah proses selesai, kembali lagi ke Samsat asal kendaraan pada tanggal yang ditentukan untuk pengambilan berkas mutasi. Pengambilan berkas mutasi kendaraan dilakukan di Loket Mutasi.
    Setelah itu, petugas akan memberikan Surat Mutasi Keluar kepada Anda.

  6. Pergi ke Samsat Tujuan untuk Mutasi Masuk dan Balik Nama

    Datang ke Samsat tujuan dengan membawa semua berkas dari Samsat asal. Pastikan Anda telah menyiapkan seluruh keperluan baik itu berupa berkas dokumen maupun sejumlah uang untuk biaya pendaftaran.
    Jangan lupa bawa berkas mutasi keluar dari samsat asal kendaraan.

  7. Lakukan Cek Fisik di Samsat Tujuan.

    Setelah sampai di samsat tujuan, Anda dapat langsung memarkirkan kendaraan Anda ke wilayah Cek Fisik.
    Lakukan pendaftaran terlebih dahulu di Loket Cek Fisik. Kemudian, serahkan formulir cek fisik ke petugas cek fisik.
    Setelah cek fisik dilakukan, Anda akan diberi hasil cek fisik kendaraan.

  8. Menuju Ke Loket Mutasi di Samsat Tujuan.

    Setelah itu, silahkan menuju ke loket Mutasi dan serahkan semua berkas ke petugas. Lakukan pengisian formulir yang diberikan oleh petugas.
    Petugas akan melakukan pemeriksaan kesesuaian berkas kendaraan tersebut. Petugas juga akan meminta Surat Mutasi Keluar dari samsat asal kendaraan.
    Jangan lupa sampaikan ke petugas jika Anda ingin melakukan balik nama juga.

  9. Menuju ke Loket Balik Nama untuk Pendaftaran Balik Nama

    Jika pendaftaran mutasi sudah selesai, Anda akan diarahkan menuju ke Loket Balik Nama untuk pendaftaran Balik Nama,
    Serahkan berkas yang Anda bawa ke petugas dan isi formulir pendaftaran dengan lengkap.
    Jika berkas sudah lengkap, maka petugas samsat akan memasukkan data Anda ke dalam sistem.

  10. Bayar Biaya Mutasi dan Balik Nama Kendaraan di Loket Pembayaran

    Setelah pendaftaran selesai, Anda akan diminta untuk melakukan pembayaran mutasi dan balik nama.
    Bagi Anda yang ingin melakukan pembayaran tunai namun uang yang di bawa kurang, Anda bisa mengambil di ATM terdekat yang biasanya tersedia di sekitar samsat.
    Setelah pembayaran selesai, Anda akan diberikan surat pengambilan BPKB.

  11. Ambil STNK di Loket Pengambilan STNK.

    Setelah proses pendaftaran selesai, Anda bisa menunggu STNK Anda jadi. Nama Anda akan dipanggil di Loket Pengambilan STNK untuk mengambil STNK balik nama.

  12. Ambil plat nomor di Loket TNKB

    Setelah STNK diambil, silahkan menuju ke Loket TNKB untuk mengambil plat nomor baru. Syarat untuk mengambil plat nomor baru adalah menyerahkan STNK asli.

  13. Ambil BPKB di Samsat Sesuai Tanggal yang Ditentukan

    Anda bisa datang ke Samsat untuk mengambil BPKB balik nama sesuai tanggal yang ditentukan Samsat.
    Untuk pengambilan BPKB biasanya dapat Anda ambil kurang lebih 1 – 2 bulan setelah proses balik nama dilakukan.

cara mutasi sekaligus balik nama

Biaya Mutasi Sekaligus Balik Nama

Biaya mutasi sekaligus balik nama motor adalah Rp. 570.000. Sedangkan biaya mutasi sekaligus balik nama mobil adalah Rp. 1.068.000. Biaya tersebut belum termasuk tarif balik nama dan pajak kendaraan.

Tarif mutasi kendaraan atau cabut berkas adalah Rp. 150.000 untuk motor dan Rp. 250.000 untuk mobil. Tarif ini tercantum dalam PP No. 76 Tahun 2020.

Untuk Tarif biaya balik nama kendaraan bekas adalah 1% dari NJKB. Tarif ini tercantum dalam UU No. 28 Tahun 2009.

Berikut rincian biaya mutasi sekaligus balik nama kendaraan bermotor.

Biaya Mutasi Sekaligus Balik Nama Motor

Berikut ini rincian biaya mutasi sekaligus balik nama motor :

Rincian PembayaranTarif
Biaya cabut berkasRp. 150.000
Penerbitan STNK BaruRp. 100.000
Penerbitan BPKBRp. 225.000
Penerbitan TNKBRp. 60.000
Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)1% dari NJKB
Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ)Rp. 35.000
Pajak tahunan (PKB)Cek di STNK

Nb : Untuk biaya cabut berkas dikeluarkan di samsat asal.

Biaya Mutasi Sekaligus Balik Nama Mobil

Berikut ini rincian biaya mutasi sekaligus balik nama mobil :

Rincian PembayaranTarif
Biaya cabut berkasRp. 250.000
Penerbitan STNK BaruRp. 200.000
Penerbitan BPKBRp. 375.000
Penerbitan TNKBRp. 100.000
Biaya Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)1% dari NJKB
Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ)Rp. 143.000
Pajak tahunan (PKB)Cek di STNK

Nb : Untuk biaya cabut berkas dikeluarkan di samsat asal.

Tambahan informasi, Anda akan diminta untuk melunasi tunggakkan pajak yang dimiliki saat proses mutasi keluar di Samsat asal kendaraan.

Setelah sampai di samsat tujuan untuk proses mutasi masuk dan balik nama, Anda juga diminta untuk membayar pajak kendaraan lagi. Hal tersebut dikarenakan kendaraan sudah ganti pemilik.

Hitung Biaya Mutasi dan Balik Nama Online

Bagi Anda yang ingin menghitung biaya balik nama dan mutasi kendaraan online, silahkan gunakan Kalkulator Balik Nama dan Kalkulator Mutasi Kendaraan di bawah ini.

Kalkulator Balik Nama Motor

Nb. Biaya yang tertera belum termasuk penerbitan surat mutasi motor sebesar Rp. 150.000

Kalkulator Balik Nama Mobil

Nb. Biaya di atas belum termasuk penerbitan surat mutasi mobil sebesar Rp. 250.000

Pertanyaan Seputar Mutasi dan Balik Nama Kendaraan

Apakah mutasi harus balik nama?

Tidak. Balik nama hanya dilakukan untuk kendaraan bekas yang pindah kepemilikan. Jika Anda hanya pindah alamat tempat tinggal atau domisili, maka cukup melakukan mutasi kendaraan.

Apakah balik nama harus cabut berkas dulu?

Tidak. Cabut berkas hanya dilakukan untuk proses balik nama kendaraan beda wilayah. Jika masih satu wilayah, maka tidak perlu cabut berkas.

Apakah balik nama kendaraan bisa gratis?

Anda bisa mendapatkan bebas biaya balik nama melalui Program Pemutihan Indonesia. Program ini dilaksanakan oleh pemerintah provinsi di seluruh Indonesia.

Namun, masih ada beberapa biaya yang harus Anda bayarkan walaupun mengikuti program tersebut, seperti penerbitan data kendaraan dan surat mutasi