Pajak Kendaraan Diblokir ? Ini Cara Membuka Blokirnya

Pajak kendaraan diblokir – Jika Anda telah menjual mobil kepada orang lain segeralah melakukan pemblokiran STNK. Hal tersebut bertujuan agar Anda terhindar dari pajak progresif. Selain itu, ada juga beberapa situasi lain yang bisa menyebabkan pajak kendaraan harus diblokir.

Advertisements

Untuk mengetahui lebih jelas tentang penyebab pajak kendaraan diblokir serta bagaimana cara membuka blokir pajak kendaraan, silahkan baca penjelasannya di bawah ini.

Daftar Isi:

Advertisements

Penyebab Pajak Kendaraan Diblokir

Kenapa pajak kendaraan diblokir? Pertanyaan tersebut sering dikeluhkan pada saat wajib pajak yang ingin membayar pajak namun tidak bisa karena ternyata sudah diblokir. Tentunya ada alasan tertentu pemblokiran pajak tersebut dilakukan.

Berikut adalah beberapa penyebab mengapa pajak mobil atau motor tersebut diblokir, antara lain:

Atas permintaan pemilik kendaraan bermotor

Misalkan jika kendaraan tersebut dalam kondisi rusak berat dan tidak bisa dioperasikan lagi, maka pemilik kendaraan bisa mengajukan pemblokiran kendaraan. Atau contoh lain jika pemilik kendaraan telah menjual kendaraannya, maka bisa mengajukan pemblokiran agar tidak terkena pajak progresif.

Advertisements

STNK kendaraan bermotor telah mati

Dalam Perkap No. 5 Tahun 2012 pasal 1 ayat 17 dijelaskan, bahwa penghapusan data kendaraan merupakan sanksi bagi pemilik kendaraan yang tidak memperpanjang STNK selama 2 tahun sejak masa berlaku STNK habis.

Dengan kata lain, jika Anda belum membayar PKB selama 2 tahun berturut-turut setelah masa berlaku STNK habis (pajak 5 tahunan), maka STNK Anda akan mati dan kendaraan Anda akan diblokir.

Jika kendaraan telah diblokir, maka data kendaraan tersebut akan dihapus dari kepolisian. Jika sudah seperti itu, Anda harus mendaftarkan ulang kendaraan Anda lagi seperti halnya kendaraan baru (BBNKB baru).

Melakukan pelanggaran lalu lintas

Saat Anda melanggar peraturan lalu lintas di jalan dan terkena tilang, maka Anda harus segera membayar denda tilang tersebut. Pengendara yang mendapatkan surat tilang harus menyelesaikan proses denda tilang dalam waktu 14 hari.

Jika tidak dilakukan pembayaran atas denda tilang dalam kurun waktu tersebut, maka kendaraan bisa diblokir sementara dan tidak bisa membayar pajak sebelum denda tilang tersebut dibayarkan.

Cara Mengetahui Pajak Kendaraan Diblokir

Datang ke kantor Samsat

Anda bisa membawa surat-surat kendaraan yang akan dicek statusnya ke kantor Samsat. Temui petugas di bagian pelayanan, kemudian sampaikan tujuan Anda. Jika setelah dicek ternyata pajak kendaraan Anda diblokir, Anda bisa bertanya bagaimana cara mengurusnya.

Cek melalui website Samsat

Selain datang ke Samsat, Anda juga juga memanfaatkan layanan e-Samsat untuk cek kendaraan Anda pajaknya diblokir atau tidak. Caranya adalah dengan membuka website Samsat yang sesuai dengan domisili Anda.

Berikut ini beberapa alamat website Samsat di beberapa daerah untuk cek status blokir kendaraan:

  • DKI Jakarta : http://samsat-pkb2.jakarta.go.id/
  • Jawa Barat : https://bapenda.jabarprov.go.id/infopkb/
  • Jawa Tengah : http://dppad.jatengprov.go.id/info -pajak-kendaraan/
  • Jawa Timur : https://info.dipendajatim.go.id/esamsat/

Cek melalui SMS

Anda bisa mengecek status blokir pajak kendaraan Anda melalui SMS. Layanan cek status pajak kendaraan ini bisa diakses oleh beberapa wilayah di Indonesia seperti DKI Jakarta, DIY, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kepulauan Riau.

Berikut ini format SMS untuk cek pajak kendaraan Anda diblokir atau tidak:

  • DKI Jakarta : Metro (spasi) nomor polisi, kirim ke 1717
  • DIY : DIY (spasi) nomor polisi, kirim ke 9600
  • Jawa Barat : Info (spasi) nomor polisi, kirim ke 08112119211
  • Jawa Tengah : JATENG (spasi) nomor polisi, kirim ke 9600
  • Jawa Timur : JATIM (spasi) nomor polisi, kirim ke 7070
  • Kepulauan Riau : Kepri (spasi) nomor polisi, kirim ke 9969

Cara Membuka Pajak Kendaraan yang Diblokir

Jika pajak kendaraan diblokir, maka Anda tidak akan bisa membayar pajak. Jika Anda tidak membayar pajak kendaraan dalam waktu tertentu, maka bisa jadi kendaraan Anda dihapus datanya oleh kepolisian sehingga kendaraan Anda dianggap ilegal.

Untuk mengatasi pajak kendaraan diblokir tersebut, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan. Silahkan baca penjelasannya berikut ini.

Pajak kendaraan diblokir karena Tilang

Jika pajak kendaraan diblokir karena pelanggaran lalu lintas yang Anda lakukan, maka untuk bisa membuka blokiran tersebut Anda hanya perlu menyelesaikan proses dan pembayaran denda sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berikut ini cara buka blokir pajak kendaraan setelah menerima surat tilang di wilayah Jakarta:

  1. Buka www.etle-pmj.info melalui ponsel atau pc Anda
  2. Lakukan konfirmasi melalui web tersebut.
  3. Setelah itu, Anda akan mendapatkan surat tilang beserta dengan kode pembayaran BRI.
  4. Lakukan pembayaran denda di Bank BRI.

Jika pembayaran denda pajak telah diselesaikan, maka blokir pada kendaraan Anda akan dibuka oleh pihak kepolisian dan Anda sudah bisa membayar pajak kendaraan tersebut.

Pajak Kendaraan diblokir karena beli kendaraan bekas

Jika Anda membeli mobil bekas yang surat-suratnya sudah diblokir oleh pemilik pertama, maka Anda tidak akan bisa membayar pajak kendaraan Anda. Jika sudah seperti itu, Anda harus membuka blokir kendaraan tersebut terlebih dahulu dengan cara melakukan balik nama.

Berikut cara membuka blokiran pajak atas pembelian kendaraan bekas:

  1. Siapkan dokumen persyaratan seperti STNK, BPKB, KTP, surat keterangan jual beli kendaraan, serta bukti cek fisik kendaraan.
  2. Datang ke kantor Samsat sesuai domisili kendaraan tersebut.
  3. Menuju ke Loket Buka Blokir.
  4. Tunggu beberapa saat, hingga proses buka blokir kendaraan tersebut selesai.
  5. Setelah itu, silahkan menuju ke Loket Balik Nama untuk pendaftaran.
  6. Lakukan pembayaran pajak kendaraan dan biaya balik nama kendaraan.
  7. Tunggu hingga proses STNK dan BPKB atas nama Anda selesai.

Setelah melakukan balik nama, maka Anda sudah bisa bayar pajak kendaraan yang awalnya diblokir tadi.