Advertisements
banner iklan

Konsumsi Bensin Fortuner dan Kapasitas Tangki Nya

Bensin Fortuner – Toyota Fortuner merupakan jenis SUV yang banyak diminati oleh penggemar adventure dan off road. Dari segi bahan bakar, Fortuner memiliki dua pilihan jenis mobil dengan pilihan bahan bakar diesel dan bensin.

Lantas berapa konsumsi bensin Fortuner?

Komsumsi bensin Fortuner GR Sport adalah 9,6 km/liter hingga 12 km/liter, konsumsi bensin Fortuner VRZ TRD Sportivo adalah 10,06 km/liter, konsumsi bensin Fortuner 2.7 V 4×4 adalah 7,2 km/liter, dan konsumsi bensin Fortuner G 2.4 MT adalah 10,4 km/liter.

Jika anda ingin mengetahui lebih lengkap penjelasan mengenai konsumsi bensin Fortuner, anda bisa menyimak artikel berikut.

Daftar Isi :

  • Konsumsi bensin Fortuner
  • Kapasitas tangki Fortuner
  • Cara mengatasi indikator solar Fortuner diesel menyala terus
  • Tanda pompa bahan bakar Fortuner rusak

Konsumsi Bensin Fortuner

Berikut ini adalah tabel daftar konsumsi bbm Fortuner berdasarkan tipe :

Advertisements
Tipe FortunerKonsumsi Bensin
Fortuner 2.7 GR Sport9,6 km/liter
Fortuner 2.8 GR Sport Diesel11,6 km/liter
Fortuner 2.4 GR Sport Diesel12 km/liter
Fortuner VRZ TRD Sportivo10,06 km/liter
Fortuner 2.7 V 4×47,2 km/liter
Fortuner G 2.4 MT16,4 km/liter

Perlu diingat bahwa nilai kosumsi bahan bakar diatas tidaklah mutlak, karena konsumsi bahan bakar dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti gaya mengemudi, kondisi medan jalan, dan kondisi mesin saat digunakan berkendara.

Jenis Bensin yang cocok untuk fortuner

Pengguna mobil Toyota fortuner sangat tidak disarakan menggunakan sembarang bahan bakar, bahan bakar yang tidak sesuai, dalam jangka waktu pendek ataupun panjang bisa menyebabkan berbagai hal yang diinginkan pada mesin mobil.

Sesuai dengan rekomendasi pabrikan, Fotuner Diesel direkomendasin menggunakan bahan bakar diesel dengan nilai cetane number (CN) minimal 51 dan kandungan sulful minimal 50 ppm. sehingga bahan bakar yang cocok untuk fortuner diesel adalah minimal Dexlite dan untuk performa lebih optimal disarankan menggunakan Pertamina Dex.

Sedangkan Fortuner bensin disarankan untuk mengunakan bensin dengan RON 92 atau jenis bensin minimal mengunakan Pertamax

Kapasitas Tangki bahan bakar Fortuner

Advertisements

Setiap kendaraan mobil memiliki kapasitas tangki yang berbeda-beda, hal ini karena kapasitas tangki bahan bakar disesuaikan dengn kapasitas mesin serta dimensi besar mobil tersebut.

Toyota Fortuner semua tipe miliki kapasitas tangki bahan bakar yang sama yaitu 80 liter. Namun berbeda dengan Fortuner generasi pertama yaitu Fortuner 2.7 V 4×4 yang memiliki kapasitas tangki 65 liter.

Cara Mengatasi Indikator Filter Solar Fortuner Diesel Terus Menyala

Pada indikator filter fortuner terdapat dua model indikator menyala yang mempunya arti berbeda. bila berkedip artinya kadar air pada filter diesel sudah penuh dan perlu dikuras, jika indikator menyala terus artinya kotoran dan endapan sedimen dari solar sudah mencapai kadar maksimal.  

Berikut ini adalah langkah-langkah mengatasi indikator filter solar fortuner terus berkedip :

  1. Pastikan kunci mobil pada posisi off
  2. Buka kap mesin mobil, dan temukan water sedimen
  3. Putar kran penguras sampau lepas, sehingga solar yang mengandung air akan keluar
  4. Kuras sampai habis dengan menekan pompa manual.
  5. Tutup kran penguras
  6. Tekan pompa water sedimen agar terisi solar kembali hingga pompa terasa keras.
  7. coba hidupkan mesin, bila susah distarter, lakukan pemompaan kembali. Coba starter kembali dan biarkan menyala sekitar 5 menit.
Advertisements

Tanda Pompa Bahan Bakar Fortuner Rusak

Pompa bahan bakar atau fuel pump merupakan komponen yang bertugas memompa bahan bakar sesuai dengan kebutuhan ruang pembakaran. Jika komponen ini rusak, otomatis akan mengganggu pasokan bahan bakar yang dibutuhkan mesin.

Berikut ini adalah tanda saat fuel pump Fortuner rusak :

  • mobil susah dinyalakan
  • mesin mobil sering mati mendadak di tengah jalan
  • mobil brebet atau suara mobil menjadi lebih kasar
  • indikator check engine terus menyala
  • performa mobil menurun terutama pada tanjakan.